Jenis-jenis Interview Kerja

Source: i.pinimg.com

Pengenalan

Sebelum memulai sebuah karir, menjadi karyawan di suatu perusahaan, seseorang harus melewati serangkaian seleksi yang ada. Salah satunya adalah interview kerja. Tidak hanya satu jenis interview kerja yang diadakan, melainkan terdapat beberapa jenis interview kerja yang perlu diketahui bagi pencari kerja.

Apa itu Jenis-jenis Interview Kerja

Jenis-jenis interview kerja terdiri dari beberapa macam, seperti:

  • Interview awal
  • Interview teknis
  • Interview HRD
  • Group interview
  • Panel interview
  • Stress interview

Interview awal, memiliki arti wawancara pertama kali yang akan dilakukan perusahaan kepada calon karyawan. Biasanya dilakukan dengan mewawancarai banyak pencari kerja sekaligus.

Interview teknis, dimaksudkan untuk mengetahui keahlian technical dari pencari kerja. Umumnya diberikan pada posisi pekerjaan yang memerlukan kemampuan teknis tertentu.

Interview HRD, sering disebut juga dengan interview bersama manajer HRD yang tujuannya untuk mendapatkan informasi terkait personality dan keahlian soft skills para kandidat.

Group interview, menjadi jenis interview kerja yang bisa membuat calon karyawan cemas. Kandidat harus berbicara di depan semua peserta lainnya.

Panel interview yaitu sebuah interview kerja yang dihadiri oleh beberapa orang yang terdiri dari pelamar, HR, dan manajemen.

Stress interview, merupakan interview kerja yang umumnya dilakukan untuk menguji respons individu terhadap tekanan.

Mengapa Jenis-jenis Interview Kerja Penting

Mengetahui jenis-jenis interview kerja yang ada sangat penting untuk calon karyawan, karena setiap jenis interview tersebut memiliki metodenya sendiri dalam mengevaluasi calon kandidat. Selain itu, calon karyawan juga harus mengetahui jenis interview apa yang akan dijalankan oleh perusahaan agar bisa melakukan persiapan yang matang dan bisa memberikan respon terbaik selama interview.

Perlu dipahami bahwa interview kerja menjadi salah satu tahapan penting dalam mendapatkan pekerjaan. Dalam interview kerja, kedua belah pihak saling mengenal satu sama lain dan memutuskan apakah cocok bekerja sama atau tidak. Semoga informasi mengenai jenis-jenis interview kerja ini dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan.


Interview Telepon

Definisi Interview Telepon

Interview telepon adalah jenis interview kerja yang dilakukan secara jarak jauh. Wawancara dilakukan antara pewawancara dan calon karyawan menggunakan telepon. Cara ini dilakukan untuk menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Keunggulan dan Kelemahan Interview Telepon

Interview telepon memiliki beberapa keunggulan dan kelemahan yang perlu diketahui oleh calon karyawan.

Keunggulan dari interview telepon, antara lain:

  • Efisiensi waktu dan biaya karena tidak perlu pergi ke lokasi interview.
  • Fleksibilitas waktu karena bisa dijadwalkan sesuai ketersediaan calon karyawan dan pewawancara.
  • Tidak terganggu dengan faktor fisik seperti lalu lintas atau kesibukan lainnya.

Namun, interview telepon juga memiliki kelemahan, misalnya:

  • Tidak dapat melihat ekspresi dan bahasa tubuh calon karyawan secara langsung.
  • Sambungan telepon yang buruk dapat mengganggu jalannya interview.
  • Sulit mengukur kemampuan interpersonal karena dilakukan secara jarak jauh.

Oleh karena itu, calon karyawan perlu mengetahui keunggulan dan kelemahan interview telepon dan mempersiapkan diri dengan baik agar bisa memberikan respon terbaik selama interview.

Dalam proses seleksi kerja, interview telepon bisa menjadi tahapan awal seleksi sebelum dilanjutkan dengan tahapan interview langsung. Penting bagi calon karyawan untuk mempersiapkan diri dengan matang dan memberikan jawaban yang jelas dan terfokus selama interview telepon untuk dapat melewati tahapan ini dengan sukses.

Source: cdns.klimg.com

Interview Individual

Definisi Interview Individual

Interview individual adalah jenis wawancara kerja yang dilakukan secara tatap muka antara pewawancara dan calon karyawan. Proses ini biasanya dilakukan setelah tahapan seleksi administratif dan seleksi berkas. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi yang lebih detail tentang pengalaman kerja, kualifikasi, kepribadian, dan kemampuan calon karyawan.

Wawancara individual dilakukan di kantor perusahaan atau di tempat yang dijadwalkan oleh pewawancara. Calon karyawan perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk menunjukkan sikap profesionalisme dan kemampuan yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Tips untuk Persiapan Interview Individual

Berikut adalah beberapa tips untuk persiapan interview individual:

  1. Pelajari profil perusahaan dan posisi yang dilamar
    Sebelum interview, calon karyawan perlu mencari informasi tentang profil perusahaan, produk atau layanan yang ditawarkan, dan posisi yang dilamar. Hal ini akan membantu calon karyawan lebih mudah memahami tugas dan tanggung jawab yang diharapkan dari posisi tersebut.

  2. Persiapkan resume dan portofolio
    Calon karyawan perlu mempersiapkan resume dan portofolio yang mencakup pengalaman kerja, sertifikat, dan prestasi yang relevan dengan posisi yang dilamar. Selain itu, bawa juga salinan dokumen penting seperti identitas diri dan surat pengalaman kerja.

  3. Pakaian dan penampilanSikap dan penampilan profesional akan memberikan kesan positif pada pewawancara. Calon karyawan perlu memakai pakaian yang sopan dan rapi, serta menjaga kebersihan diri.

  4. Persiapkan pertanyaanSebelum interview dilakukan, calon karyawan perlu mempersiapkan beberapa pertanyaan yang akan diajukan pada pewawancara. Pertanyaan ini tidak hanya menunjukkan ketertarikan calon karyawan pada perusahaan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengetahui lebih banyak tentang perusahaan dan posisi yang dilamar.

Dengan mempersiapkan diri dengan baik, calon karyawan dapat memberikan respon yang terfokus dan memberikan kesan positif kepada pewawancara selama interview individual.

Source: cdn.medcom.id

Interview Panel

Definisi Interview Panel

Interview panel adalah salah satu jenis wawancara kerja di mana calon karyawan diwawancarai oleh sekelompok pewawancara dari perusahaan. Dalam proses ini, sejumlah wawancara dilakukan secara bersamaan untuk mengumpulkan pandangan yang berbeda dan memperoleh sudut pandang yang lebih luas dalam menilai calon karyawan.

Biasanya, interview panel dilakukan setelah tahapan seleksi administratif dan seleksi berkas. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi kemampuan calon karyawan dan melihat apakah mereka cocok dengan persyaratan dan nilai perusahaan.

Keuntungan Interview Panel

Terdapat beberapa keuntungan dari interview panel:

  • Memperoleh informasi yang lebih lengkap: Calon karyawan dapat memberikan jawaban yang lebih lengkap karena pertanyaan yang diberikan lebih variatif.

  • Sudut pandang yang luas: Setiap anggota panel memiliki sudut pandang yang berbeda, sehingga menghasilkan penilaian yang lebih objektif dan komprehensif.

  • Efisien: Dalam satu kali wawancara, panel dapat mengevaluasi beberapa calon karyawan sekaligus dan menghemat waktu.

  • Fleksibilitas: Berbeda dengan interview individual, interview panel dapat diadakan di tempat yang lebih luas untuk menyesuaikan dengan jumlah calon karyawan.

  • Teamwork: Proses interview panel dapat memperkuat kerja tim antara anggota panel dalam memilih calon karyawan yang tepat.

Dalam menyiapkan interview panel, perusahaan perlu memilih anggota panel dengan cermat dan memastikan bahwa mereka memiliki kualifikasi dan pengalaman yang relevan dengan posisi tersebut. Setelah itu, panel perlu mempersiapkan pertanyaan yang terstruktur dan mempertimbangkan etika dalam memberikan penilaian.

Dengan menggunakan interview panel, perusahaan dapat memastikan pemilihan calon karyawan yang tepat dan sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan.

Source: image.slidesharecdn.com

Interview Kelompok

Definisi Interview Kelompok

Interview kelompok adalah jenis wawancara kerja di mana calon karyawan diwawancarai oleh sekelompok pewawancara dari perusahaan dalam satu waktu dan tempat yang sama. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi kemampuan calon karyawan dan melihat apakah mereka cocok dengan persyaratan dan nilai perusahaan. Biasanya, interview kelompok dilakukan setelah tahapan seleksi administratif dan seleksi berkas.

Keuntungan dan Kelemahan Interview Kelompok

Terdapat beberapa keuntungan dari interview kelompok, yaitu:

  • Memperoleh informasi yang lebih lengkap: Calon karyawan dapat memberikan jawaban yang lebih lengkap karena pertanyaan yang diberikan lebih variatif.
  • Sudut pandang yang luas: Setiap anggota panel memiliki sudut pandang yang berbeda, sehingga menghasilkan penilaian yang lebih objektif dan komprehensif.
  • Efisien: Dalam satu kali wawancara, kelompok dapat mengevaluasi beberapa calon karyawan sekaligus dan menghemat waktu.
  • Fleksibilitas: Kelompok dapat diadakan di tempat yang lebih luas untuk menyesuaikan dengan jumlah calon karyawan.
  • Teamwork: Proses interview panel dapat memperkuat kerja tim antara anggota panel dalam memilih calon karyawan yang tepat.

Namun, terdapat juga beberapa kelemahan dari interview kelompok, seperti:

  • Saling interupsi dalam memberikan jawaban
  • Kecenderungan calon karyawan untuk memperhatikan pesaing mereka daripada memberikan jawaban yang tepat
  • Kecenderungan kelompok untuk memilih calon karyawan yang terlihat dominan atau lebih vokal dalam kelompok.

Dalam menyiapkan interview kelompok, perusahaan perlu memilih anggota kelompok dengan cermat dan memastikan bahwa mereka memiliki kualifikasi dan pengalaman yang relevan dengan posisi tersebut. Setelah itu, kelompok perlu mempersiapkan pertanyaan yang terstruktur dan mempertimbangkan etika dalam memberikan penilaian.

Dengan menggunakan interview kelompok, perusahaan dapat memastikan pemilihan calon karyawan yang tepat dan sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan. Namun, perlu diingat bahwa kelemahan dari interview kelompok juga harus dipertimbangkan dalam proses seleksi karyawan.

Source: i.ytimg.com

Interview Video

Definisi Interview Video

Interview video atau video interview adalah salah satu metode seleksi karyawan di mana calon karyawan melakukan wawancara melalui video conference, baik melalui aplikasi seperti Skype atau Zoom, atau melalui platform khusus interview video. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan proses seleksi dan menghemat waktu dan biaya perusahaan. Metode ini semakin populer karena adanya teknologi yang semakin canggih.

Tips untuk Persiapan Interview Video

Berikut adalah tips untuk mempersiapkan diri dalam melakukan interview video:

1. Pastikan teknologi yang diperlukan
Sebelum melakukan interview video, pastikan bahwa perangkat dan koneksi internet Anda dapat mendukung video conference dengan lancar. Periksa juga kamera, mikrofon, dan speaker Anda.

2. Pilih lokasi yang tenang dan terang
Pilih lokasi yang tenang dan terang, sehingga video conference menjadi lebih jelas dan tidak terganggu oleh suara atau cahaya yang kurang memadai. Perhatikan juga latar belakang yang tidak menciptakan gangguan atau tidak profesional.

3. Persiapkan diri dengan baikSama seperti wawancara kerja pada umumnya, persiapkan diri dengan baik, baik itu penampilan, attitude, bahasa tubuh, maupun jawaban terhadap pertanyaan yang mungkin akan diajukan.

4. Latihan sebelum interviewLatihan sebelum melakukan interview dapat membantu Anda menjadi lebih percaya diri dan terbiasa dalam melakukan video conference. Anda juga dapat merekam latihan tersebut untuk mengevaluasi kinerja dan kemudian memperbaikinya.

5. Jangan lupa etikaMeskipun interview dilakukan secara online, jangan lupa untuk menjaga etika dan kesopanan dalam berbicara dan bertindak. Perhatikan juga waktu yang diberikan dan jangan terlalu lama menjawab pertanyaan.

Dalam mengadopsi interview video, perusahaan perlu memastikan bahwa teknologi dan platform yang digunakan dapat dengan mudah diakses oleh calon karyawan. Kualitas video juga perlu menjadi perhatian utama agar hasil wawancara menjadi lebih efektif dan akurat. Dengan persiapan yang baik, interview video dapat menjadi alternatif yang efektif dalam proses seleksi karyawan.

Source: cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Interview Formal

Definisi Interview Formal

Interview formal merupakan salah satu metode seleksi karyawan yang dilakukan secara tatap muka. Biasanya dilakukan di sebuah ruangan dengan suasana yang formal, di mana calon karyawan diwawancarai oleh langsung oleh pihak perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi kepribadian, keterampilan, pengalaman, dan kemampuan calon karyawan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Contoh Pertanyaan dalam Interview Formal

Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan dalam interview formal:

  1. Ceritakan tentang diri Anda dan latar belakang pendidikan Anda.
  2. Apa yang menjadi motivasi Anda untuk bekerja di perusahaan kami?
  3. Jelaskan pengalaman kerja atau proyek yang pernah Anda lakukan yang menjadi prestasi Anda.
  4. Bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah dalam pekerjaan Anda?
  5. Apa yang menjadi kelemahan Anda dan bagaimana cara Anda mengatasi kelemahan itu?

Dalam interview formal, perusahaan perlu memastikan bahwa interview dilakukan dengan profesional, terstruktur, dan relevan dengan posisi yang ditawarkan. Selain itu, perusahaan harus mempertimbangkan skill interviewer yang akan menjadi kunci utama dalam mendapatkan informasi yang tepat dari calon karyawan. Jika dilakukan dengan baik, metode ini dapat membantu perusahaan menemukan calon karyawan yang tepat untuk posisi yang dibutuhkan.

Source: www.bikincv.com

Interview Tanya Jawab

Definisi Interview Tanya Jawab

Interview tanya jawab merupakan salah satu metode seleksi karyawan yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung pada calon karyawan. Biasanya interview tanya jawab dilakukan setelah tahapan seleksi awal seperti seleksi berkas atau tes tertulis. Tujuannya adalah untuk menilai keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan calon karyawan terhadap posisi yang ditawarkan.

Tips dan Contoh Pertanyaan dalam Interview Tanya Jawab

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu perusahaan dalam melakukan interview tanya jawab yang efektif:

  • Persiapkan pertanyaan yang relevan dan terstruktur.
  • Berikan kesempatan pada calon karyawan untuk menjawab pertanyaan dengan tenang.
  • Perhatikan ekspresi dan bahasa tubuh calon karyawan saat menjawab pertanyaan.

Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan dalam interview tanya jawab:

  • Beri tahu kami tentang diri Anda dan latar belakang pendidikan Anda.
  • Mengapa Anda tertarik bekerja di perusahaan kami?
  • Apa pengalaman kerja atau proyek yang pernah Anda lakukan yang menjadi prestasi Anda?
  • Bagaimana Anda menyelesaikan konflik atau masalah dalam pekerjaan Anda?
  • Apa yang menjadi kelemahan Anda dan bagaimana cara Anda mengatasinya?

Dalam interview tanya jawab, perusahaan perlu memastikan bahwa pertanyaan yang diajukan relevan dengan posisi yang ditawarkan dan calon karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan jawaban yang terbaik. Jika dilakukan dengan baik, metode ini dapat membantu perusahaan menemukan calon karyawan yang tepat.

Source: algobash.com

Kesimpulan

Setelah melakukan tahapan seleksi awal seperti seleksi berkas atau tes tertulis, perusahaan dapat menggunakan metode seleksi calon karyawan dengan melakukan interview tanya jawab. Interview tanya jawab merupakan metode seleksi karyawan yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung pada calon karyawan.

Dalam melakukan interview tanya jawab, terdapat beberapa tips yang perusahaan dapat terapkan untuk menjalankannya secara efektif. Beberapa tips tersebut adalah mempersiapkan pertanyaan yang relevan dan terstruktur, memberikan kesempatan pada calon karyawan untuk menjawab pertanyaan dengan tenang, serta memperhatikan ekspresi dan bahasa tubuh calon karyawan saat menjawab pertanyaan.

Untuk mendapatkan jawaban yang relevan dari calon karyawan, perusahaan perlu memastikan bahwa pertanyaan yang diajukan relevan dengan posisi yang ditawarkan dan calon karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan jawaban yang terbaik.

Beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan dalam interview tanya jawab meliputi tentang latar belakang pendidikan, minat bekerja di perusahaan, pengalaman kerja atau proyek yang pernah dilakukan, cara menyelesaikan konflik atau masalah dalam pekerjaan, serta kelemahan calon karyawan dan cara mengatasinya.

Perusahaan juga dapat memilih metode interview kerja lainnya seperti interview kelompok atau interview panel. Perbedaan terletak pada jumlah karyawan yang akan diwawancarai serta siapa yang melakukan wawancara. Namun, tujuan dari seluruh jenis interview kerja tetap sama yaitu menemukan calon karyawan yang tepat untuk posisi yang ditawarkan.

Dalam melakukan interview kerja, perusahaan perlu memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku seperti dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk melindungi hak-hak calon karyawan selama proses seleksi serta memberikan perlindungan terhadap diskriminasi dalam proses seleksi karyawan.

Dengan memahami jenis-jenis interview kerja dan menggunakan pertanyaan yang relevan serta memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, perusahaan dapat membantu menemukan calon karyawan yang tepat dan berkontribusi pada kesuksesan perusahaan.

Previous Post Next Post

Contact Form