Interview Kerja

Pengertian Interview Kerja

Pendahuluan tentang interview kerja

{getToc} $title={Table of Contents}

Interview kerja adalah proses seleksi karyawan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui apakah pelamar memiliki kriteria yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan. Proses ini dilakukan dengan berbagai macam jenis wawancara yang terprogram dan terstruktur. 


Source: samahitawirotama.com

Tujuan dari interview kerja

Tujuan utama dari interview kerja adalah untuk mengetahui apakah pelamar memenuhi persyaratan pendidikan, keterampilan, pengalaman, dan kepribadian yang dibutuhkan untuk posisi yang tersedia. Selain itu, interview juga digunakan untuk mengukur kesiapan dan kesiapan calon karyawan dalam memenuhi tuntutan tugas. 

Dalam prakteknya, interview kerja juga dimaksudkan untuk:

  • Memastikan adanya kesesuaian antara kandidat dengan perusahaan
  • Memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk lebih memahami calon karyawan mereka
  • Memberikan gambaran yang jelas tentang jobdesk dan tanggung jawab
  • Menentukan apakah calon karyawan akan cocok dengan budaya perusahaan
  • Menilai kemampuan komunikasi dan kerjasama tim pelamar

Dalam rangka mencapai tujuan ini, perusahaan dapat menggunakan berbagai metode dan teknik interview yang berbeda. Hal ini dapat mencakup wawancara telepon, wawancara tatap muka, serta tes keterampilan dan kepribadian.


Jenis-jenis Interview Kerja

Interview Individu

Interview individu adalah jenis interview yang paling umum digunakan dalam seleksi karyawan. Pada interview ini, pelamar berbicara secara langsung dengan pewawancara untuk menilai apakah calon karyawan sesuai dengan posisi yang dibutuhkan. Interview individu juga memungkinkan pelamar untuk menjawab pertanyaan dengan lebih rinci dan terperinci.

Interview Kelompok

Interview kelompok juga dikenal sebagai diskusi kelompok. Pelamar dikelompokkan dengan beberapa individu lainnya dan diminta untuk berpartisipasi dalam diskusi atau permainan peran. Jenis interview ini bertujuan untuk menilai keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan kerjasama tim pelamar.

Source: maucash.id

Persiapan Sebelum Interview

Pengetahuan tentang perusahaan

Sebelum interview, pelamar harus memperoleh pengetahuan tentang perusahaan. Pelamar harus mengetahui profil perusahaan, visi dan misi perusahaan serta sikap yang diharapkan dari calon karyawan. Informasi ini dapat diperoleh dari website perusahaan atau media sosial.

Mempersiapkan diri secara psikologis

Mempersiapkan diri secara psikologis dapat membantu pelamar memiliki kesiapan dan percaya diri saat interview. Beberapa cara untuk mempersiapkan diri secara psikologis antara lain membiasakan diri berbicara di depan cermin, mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan yang umum ditanyakan dalam interview, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.

Source: cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Tampilan dan Etika Saat Interview

Tampilan fisik yang baik

Pelamar harus tampil rapi dan bersih saat interview. Rambut harus terjaga dan tidak acak-acakan. Kuku harus dipotong rapi dan bersih. Pakai baju formal dan jangan mengenakan aksesori yang berlebihan. Pastikan wewangian yang digunakan tidak menyengat dan berlebihan.

Etika saat berbicara dengan pewawancara

Pelamar harus menggunakan bahasa yang sopan dan santun. Jangan berbicara terlalu cepat atau terlalu lambat. Selalu berpaling dan menjaga kontak mata dengan pewawancara. Jangan mengalihkan perhatian dengan gadget atau benda lainnya. Jangan lupa untuk berterima kasih dan mengucapkan salam pada akhir interview.

Source: disnaker.tebingtinggikota.go.id

Pertanyaan yang Sering Diajukan pada Interview

Pertanyaan umum

Dalam setiap interview, terdapat beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan oleh pewawancara seperti tentang diri sendiri, pengalaman kerja terakhir, dan mengapa ingin bekerja di perusahaan tersebut. Pelamar harus menjawab pertanyaan tersebut dengan jelas dan tegas.

Pertanyaan khusus sesuai jabatan yang dilamar

Selain pertanyaan umum, pewawancara juga akan mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan jabatan yang dilamar. Contohnya, untuk posisi manajer akan ditanyakan tentang pengalaman kepemimpinan, sedangkan untuk posisi akuntan akan ditanyakan tentang pengalaman dalam melakukan audit. Pelamar harus mempersiapkan jawaban yang tepat sesuai dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki.

Source: www.cakeresume.com

Cara Menjawab Pertanyaan Interview

Memberikan jawaban yang jelas dan padat

Pelamar harus memberikan jawaban yang jelas dan padat pada setiap pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara. Sebisa mungkin, jawaban tersebut harus mencakup informasi yang relevan dan terkait dengan pertanyaan yang diajukan. Pelamar juga harus menghindari berbicara terlalu panjang lebar sehingga pewawancara tidak kehilangan fokus pada pertanyaan yang diajukan.

Menghindari jawaban yang keluar dari topik

Selain memberikan jawaban yang jelas dan padat, pelamar juga harus menghindari jawaban yang keluar dari topik. Pewawancara mengajukan pertanyaan dengan tujuan tertentu, sehingga jawaban yang tidak relevan dapat membuang waktu dan mengurangi kesempatan pelamar untuk menjelaskan kemampuannya yang sebenarnya. Pelamar disarankan untuk memahami pertanyaan yang diajukan dengan baik sebelum memberikan jawaban yang tepat.

Source: images.tokopedia.net

Tips Menghadapi Pertanyaan Sulit

Melakukan refleksi diri

Pelamar disarankan untuk melakukan refleksi diri sebelum menghadapi pertanyaan-pertanyaan sulit. Dengan melakukan refleksi diri, pelamar dapat mempersiapkan jawaban yang tepat dan menggambarkan kelebihan diri secara jelas. Pelamar juga harus mencari tahu tentang perusahaan dan posisi yang dilamar untuk menunjukkan komitmen dan minat yang kuat.

Bertanya kembali pada pewawancara

Jika pelamar merasa kesulitan menjawab pertanyaan, disarankan untuk bertanya kembali pada pewawancara. Bertanya kembali dapat menunjukkan ketertarikan dan keinginan untuk memahami pertanyaan secara lebih baik. Pelamar juga harus memastikan bahwa mereka memahami pertanyaan dengan baik sebelum memberikan jawaban yang tepat. Dengan melaksanakan kedua tips ini, pelamar akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk sukses dalam wawancara kerja.

Source: cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Tanya Jawab pada Akhir Interview

Membuka kesempatan untuk bertanya

Para pelamar harus memanfaatkan waktu di akhir wawancara kerja untuk bertanya pada pewawancara. Bertanya dapat membuka kesempatan untuk mengetahui lebih banyak tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Pelamar dapat bertanya tentang tugas dan tanggung jawab yang akan dilakukan, lingkungan kerja, atau kesempatan untuk pengembangan karir.

Menjawab pertanyaan yang diberikan pewawancara

Selama sesi tanya-jawab di akhir wawancara kerja, pewawancara mungkin akan memberikan pertanyaan tambahan. Pelamar harus menjawab dengan jelas dan singkat. Jika pelamar tidak yakin dengan pertanyaan, disarankan untuk meminta penjelasan lebih lanjut. Dengan menjawab pertanyaan dengan baik, pelamar dapat meningkatkan kesempatan untuk diterima di perusahaan yang diinginkan.

Source: journal.revou.co

Follow-up Setelah Interview Kerja

Mengirimkan email ucapan terima kasih

Pengiriman email ucapan terima kasih setelah wawancara kerja dapat meningkatkan peluang pelamar untuk diterima di perusahaan. Dalam email, pelamar dapat menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan dan menegaskan kembali minatnya untuk bergabung dengan perusahaan. Selain itu, beberapa informasi tambahan seperti keterampilan yang dimiliki juga dapat disertakan.

Mengikuti upaya tindak lanjut dari perusahaan

Setelah wawancara kerja, pelamar dapat mengikuti upaya tindak lanjut dari perusahaan untuk mengetahui kemajuan dari proses seleksi. Hal ini dapat dilakukan melalui telepon, email, atau media sosial. Pelamar dapat menunjukkan ketertarikannya terhadap posisi dan perusahaan dengan cara yang sopan. Selain itu, pelamar juga dapat menanyakan kapan keputusan final akan diumumkan.

Previous Post Next Post

Contact Form